Hallo semua,..
dan Assallamu'alaikum untuk calon penghuni syurga-Nya Allah
Kali
ini saya ingin membahas tentang sosok idola. Tapi sebelumnya kita harus
tau dulu apa definisi idola. Berikut beberapa definisi idola yang
diambil dari Kamus Merriam-Webster’s, menguraikan "Idol" kedalam beberapa makna :
1. Representative or symbol of an object of worship (perwujudan atau simbol dari sebuah objek peribadatan).
2. False God (Tuhan Palsu)
3. a Likeness of something (Sesuatu yang menyerupai)
b. Pretender (Orang yang suka berpura-pura)
c. Impostor (Penipu yang lihai)
4. a Form or appereance visible but without substance (bentuk atau
penampilan yang terlihat namun tak bermateri)
5. an Enchanted phantom (momok, hantu, setan yang memesonakan)
6. an Object of Extreme devotion (Obyek yang sangat digemari)
7. Ideal (Idaman)
8. a false conception (konsep yang salah)
9. Fallacy (buah pikiran yang keliru)
Jadi, boleh nggak sech kita punya idola??
Sebenarnya sech boleh-boleh saja kita punya idola, tapi idola yang seperti apa dulu?
ya
Idola yang membuat kita menjadi lebih baik, idola yang membuat kita
semakin mencintai Allah, idola yang membuat kita berubah kearah yang
positif.
Trus dalam pandangan islam bagaimana??
Oke, kita lihat Firman Allah dibawah ini :
وَلَاتَقْفُمَالَيْسَلَكَبِهِعِلْمٌۚإِنَّالسَّمْعَوَالْبَصَرَوَالْفُؤَادَكُلُّأُولَٰئِكَكَانَعَنْهُمَسْئُولًا
Dan
janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu
akan diminta pertanggungan jawabnya. (Surat Al-Isra - 36)
Dari
Ayat di atas bisa kita ambil kesimpulan bahwa punya idola boleh selama
tidak berlebihan dan selama siapa yang kita idolakan bisa membuat kita
ke arah yang lebih baik.
Nabi Muhammad SAW, Idola sebenarnya
Well well.... ya sebaik-baiknya dan semulia-mulianya idola adalah Nabi Muhammad SAW.
Coba
kita lihat keadaan remaja saat ini, yang sudah semakin jauh dari agama
mereka. Pergaulan kebanyakan mereka sudah semakin rusak. Yang jadi idola
pun bukanlah seorang yang membuat mereka lebih baik.
Mereka
lebih mengenal Justin Bieber, Katty Perry, britney spears dan lain
sebagainya. mungkin kenal pula tanggal lahir sampai pada hobinya. Mereka
lebih mengenalnya dari Nabi panutan mereka sendiri. Coba tanyakan saja
pada para remaja, banyak yang tidak tahu di mana Nabi mereka lahir, di
Makkah atau di Madinah?? Mungkin bisa jadi ada yang beri jawaban yang ngawur kalau Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir di Palestina karena saking Ooon nya.
Sungguh
prihatin. Ini baru mengenal Nabi mereka saja. Belum lagi mengenal seluk
beluk lainnya tentang Islam. Coba tanyakan kembali, "Tahu gak jika di
malam hari mimpi basah harus mandi junub?" Barangkali jawaban baliknya,
"Bagaimana cara mandi junub? Saya gak tahu". Subhanallah …
Padahal kondisi seperti ini akan ia temui di saat ia dewasa. Lantas
kenapa sampai hal yang wajib seperti ini tidak diketahui??"
Dalam
masalah lainnya pun kita bisa turut sedih. Banyak remaja yang saat ini
yang tidak bisa baca Al Qur’an, atau mungkin baru bisa sampai pelajaran
iqro’ jilid 2 atau Jilid 3. (kalah sama anak ibu kost saya baru umur
9 Tahun sudah Khatam Al-Quran 3 Kali,... kereen kan??. Bacaanya jangan
ditanya saya acungin jempool sepuluh". Tapi Kebanyakan anak sekarang Sejak kecil hanya tahu bagaimana bisa pintar ngomong
Inggris. Al Qur’an jadi nomor 1000 untuk dikuasai karena mesti les
Inggris, bela diri, les piano, les tari, dan lainnya. Hmmm,....
Oke, Kembali kepembahasan tentang Idola. di bawah ini Hadits riwayat Ath Thobroni, dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
لَا يُحِبّ أَحَد قَوْمًا إِلَّا حُشِرَ مَعَهُمْ يَوْم الْقِيَامَة
"Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka pada hari kiamat nanti.”
Semoga
bisa jadi renungan!! jadi ayo kita berfikir kira-kira siapa yang layak
untuk kita jadikan idola! "Apakah Idola kita para nabi, para sahabat
dan orang sholih, dan maka engkau akan bahagia berkumpul bersama mereka"
atau Idola yang membuat kita jauh dari Cahaya-Nya Allah??
My Idol : Fatih Seferagic
Sssssttt,....
Saya punya satu idola lagi nech dalam Tahfidz Al-Quran, Namanya Fatih
Seferagic. pemuda tampan berusia 19 Tahun kelahiran Jerman 2 Maret 1995.
sudah mulai menghafal Al-Quran sejak usia 9 Tahun dan Hafidz Al-Quran 3
Tahun berikutnya.
Fatih
Seferagic sebenarnya berdarah bosnia. tapi pindah dan menetap di
Amerika Serikat sejak usia 4 Tahun. setelah tahfidz Al-Quran Fatih
Seferagic tetap melanjutkan sekolahnya untuk mempelajari Hadis dan
mempelajari bahasa arab.
Mungkin
gambaran kita Fatih ini terkesan tertutup, atau tidak mengenal
pergaulan, atau tidak bisa bersosialisasi dengan remaja-remaja lainnya.
Salaahhhh.... karena disela-selah belajar agama Fatih ini juga
berorganisasi, Fatih adalah ketua Remaja Masjid Shaykh Yasir Birjas di
Dallas, Texas. Dia juga bergabung dengan situs reliji remaja, Muslim
Youth Musing. Situs ini membahas permasalahan remaja dilihat dari sudut
pandang Islam. Nah, Fatih tergabung menjadi salah satu penulisnya.
Sebagai
remaja Fatih juga melakoni hobinya, seperti menulis, membaca, main
games, belajar bahasa, filsafat dan psikologi. Dan seperti remaja di
Amerika Serikat (AS) pada umumnya, Fatih juga memiliki akun media sosial
di Twitter dan Facebook.
Hmmm,..... sudah cakep, pinter lagi dan Tahfidz lagi. bikin hati deg deg aja liatnya. hehehe,.... (Sambil
berdoa moga-moga dapat suami Tahfidz Al-Quran juga. ngarep ya. yaaa....
berharap ga apalah. ya kalaupun gak bisa dapat. insyaAllah ntar kalo
punya anak bisa Tahfidz kayak Fatih, Aamiin). Bagi yang pengen denger Bacaan Al-Quran si Fatih bisa klik disini.
Tapi,
sepertinya kaum hawa harus gigit jari, hiks hiks,... karena Fatih
Seferagic sudah menikah. Fatih menikah saat usianya 18 Tahun dan usia
istrinya 21 Tahun. kaget juga pas tau kalau si Fatih sudah menikah. Tapi
ga apalah... Tetap Berdoa semoga pernikahannya langgeng sampai kematian
memisahkan. Aamiin
No comments:
Post a Comment